Muslim Intensive Bootcamp (MIB) 2026 kembali menghadirkan rangkaian Kelas Besar 1 yang pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di Masjid FMIPA UNS. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan Faishal Muhammad Ihsan sebagai pemateri dengan tema “The Growing Constellation: Kuliah Mau Dibawa Ke mana?”. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tidak sekadar menjalani aktivitas perkuliahan, tetapi mulai memikirkan arah dan tujuan yang ingin dicapai selama masa studi. Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami alasan di balik setiap aktivitas, mengenali potensi diri, membangun fondasi pribadi, serta mempersiapkan langkah untuk menghadapi masa depan.

Menentukan Arah dan Membangun Fondasi Disi

Dalam sesi materi, peserta diajak menyadari bahwa banyaknya aktivitas tidak selalu berarti seseorang sedang bergerak menuju tujuan yang tepat. Karena itu, mahasiswa perlu mengambil keputusan secara sadar dengan mempertimbangkan reason, rules, esensialisme, dan mentor. Setiap pilihan perlu memiliki alasan dan tujuan yang jelas agar aktivitas yang dijalani tidak sekadar menjadi kesibukan.

Pemateri juga menekankan pentingnya membangun fondasi diri melalui tiga aspek, yaitu ruhiyah, fikriyah, dan jasadiyah. Ketiganya perlu dikembangkan secara seimbang agar mahasiswa memiliki kesiapan spiritual, intelektual, dan fisik dalam menjalani berbagai tanggung jawab. Selain itu, peserta diajak memahami bahwa produktivitas bukan sekadar tentang kesibukan. Kemampuan menentukan prioritas, mengatur waktu, memilih lingkungan, serta membangun komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam proses pengembangan diri. Potensi yang dimiliki juga diharapkan tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi dapat diarahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Menyusun Peta Jalan Selama Kuliah

Pertanyaan utama “Kuliah mau dibawa ke mana?” kemudian diarahkan pada proses mengenali diri, mengembangkan kemampuan, menentukan capaian, dan menemukan kontribusi yang ingin diberikan. Peserta diperkenalkan pada konsep passion, mission, serta Ikigai sebagai bagian dari proses menemukan hal yang bermakna dan sesuai dengan potensi diri. 

Perjalanan perkuliahan juga digambarkan melalui empat tahap. Tahun pertama menjadi masa eksplorasi, tahun kedua sebagai tahap pendalaman, tahun ketiga sebagai tahap master, dan tahun keempat sebagai tahap multiplier, yaitu saat mahasiswa mulai membagikan ilmu dan pengalaman kepada orang lain. 

Untuk mendukung proses tersebut, mahasiswa diajak membangun kebiasaan sederhana, menentukan target utama setiap semester, serta melakukan evaluasi secara berkala. Hambatan seperti rasa minder, menurunnya motivasi, keterbatasan finansial, maupun lingkungan yang kurang mendukung juga perlu diantisipasi sebagai bagian dari perjalanan.

Grow with This: Bertumbuh dengan Arah

Kelas Besar 1 ditutup dengan pesan “Grow with This” yang merangkum empat prinsip utama: Start with Why, Pahami Diri, Cari Mentor, dan Ambil Kesempatan. Keempatnya menjadi pengingat agar mahasiswa terus memiliki arah, mengenali potensi diri, belajar dari orang yang lebih berpengalaman, dan berani memanfaatkan kesempatan yang hadir selama masa perkuliahan. 

Melalui sesi tanya jawab, peserta juga diajak merefleksikan kondisi ketika kehilangan arah maupun ketika semangat beribadah mengalami penurunan. Peserta didorong untuk melakukan introspeksi, mencari dukungan dari lingkungan dan mentor, serta menyusun kembali tujuan melalui langkah yang lebih terukur salah satunya dengan metode SMART Goals.

Pada akhirnya, Kelas Besar 1 MIB 2026 tidak hanya mengajak mahasiswa memikirkan apa yang ingin dicapai selama kuliah, tetapi juga siapa yang ingin dibentuk melalui proses tersebut dan kepada siapa manfaatnya akan diberikan. Sebab, perjalanan perkuliahan bukan hanya tentang menyelesaikan studi, melainkan tentang bertumbuh dengan arah dan mempersiapkan diri untuk memberi manfaat bagi orang lain.


Kunjungi laman instagram kami untuk melihat berbagai rangkaian acara MIB yang insightful dan bermanfaat: https://www.instagram.com/mib_uns/