Pendahuluan
Halo Sobat UKMI!, Kalian tau ngga, hari ini bertepatan dengan momen apa? Yap, betul!. Hari 17 Mei 2026 bertepatan dengan Hari Buku Nasional. Nah, Kenapa tanggal 17 Mei? Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) pada 17 Mei 1980 yang kini genap berusia 46 tahun. Di momen spesial ini, kita akan membahas tentang perintah Allah untuk membaca dan pentingnya literasi di era digital, Penasaran? Mari kita bahas!.
Iqra’: Perintah Pertama yang Mengubah Dunia
ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ
Iqra’ (Bacalah!), Ayat diatas merupakan ayat pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW yang berisi perintah untuk membaca dengan menyebut nama Allah SWT. Nah Sobat UKMI, kira-kira apakah yang dibaca itu harus Al-Quran saja? Jawabannya engga ya. Allah SWT tidak hanya memerintahkan kita untuk membaca dan memahami Al Qur’an saja (Qauliyah) tetapi juga segala sesuatu yang diciptakan-Nya berupa seluruh di Alam Semesta ini (Kauniyah).
Bentuk Literasi yang Salah Satunya adalah Membaca Buku
Setelah mengetahui bahwa kita sebagai umat Islam diharuskan membaca dan memahami alam semesta beserta isinya, muncul pertanyaan penting: Mengapa literasi menjadi begitu krusial, terlebih di era digital yang penuh dengan banjir informasi ini?. Nah, sobat UKMI, literasi bukan sekadar kemampuan mengeja huruf, melainkan kemampuan untuk memfilter kebenaran (Tabayyun). Di era digital, informasi datang layaknya air bah yang jika kita tidak memiliki 'wadah' pemikiran yang kuat, kita akan mudah terbawa arus hoaks dan pendangkalan makna.
Mengapa Buku?
Salah satu cara terbaik untuk membangun 'wadah' pemikiran tersebut adalah dengan membaca buku. Mengapa harus buku? Karena berbeda dengan media sosial yang seringkali menyajikan informasi pendek dan instan, membaca buku melatih kita untuk berpikir secara kritis dan mendalam. Selain itu, membaca buku juga dapat meningkatan konsentrasi, memperluas wawasan dan membangun daya imajinasi.
Cara Mulai Membaca Buku
Tapi aku susah fokus, sering terdistraksi, males, banyak tugas, sibuk rebahan, nyenyenyenye…. dan sejuta alasan lainnya. Untuk itu, berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa diterapkan sobat UKMI yang mau mulai membaca buku.
1. Pilih 1 buku dengan judul yang menarik minatmu, jangan ikut-ikutan tren. cari buku yang judulnya bikin kamu penasaran atau bahkan bikin kamu merasa "tersinggung" karena ketidaktahuan mu.
U2. tamakan kualitas daripada kuantitas, yang penting bukan seberapa banyak halaman yang kamu baca melainkan seberapa paham kamu tentang topik yang dibahas
3. Cari teman membaca, membaca sendirian itu rawan bikin kita merasa paling benar, paling pintar, sok tau, dll. Carilah teman yang bisa diajak debat atau diskusi tentang isi buku tersebut.
Nah, kalau bahas tips doang kayaknya ada yang kurang kan?. Di pembahasan berikutnya, ada beberapa rekomendasi buku yang mungkin bisa sobat UKMI pertimbangkan sebagai pilihan untuk memulai kebiasaan membaca.
Referensi
- https://tafsirweb.com/12867-surat-al-alaq-ayat-1.html
- https://quran.nu.or.id/al-alaq/1
- https://www.gramedia.com/blog/mengenal-sejarah-hari-buku-nasional-dan-sosok-di-balik-penentuan-harinya/
- https://www.tempo.co/politik/sejarah-hari-buku-nasional-yang-diperingati-tiap-tanggal-17-mei-58055
- https://kemendikdasmen.go.id/berita/13642-mendikdasmen-soroti-pentingnya-literasi-sebagai-bekal-perada
- https://serambibaca.id/mengapa-membaca-buku-masih-penting-di-era-digital/
- https://henrisuhardja.medium.com/bagaimana-cara-membaca-buku-secara-efektif-71d1a4727f79
- https://hibooklover.wordpress.com/2021/03/18/review-buku-berani-tidak-disukai-karya-ichiro-kishimi-dan-fumitake-koga/
- https://www.gramedia.com/best-seller/resensi-novel-sang-alkemis-karya-paulo-coelho/#Alur_Cerita_Sang_Alkemis
- https://www.gramedia.com/blog/review-buku-matinya-kepakaran-tom-nicholscermin-perilaku-kita-di-dunia-maya/
- https://www.kompasiana.com/syiar/5a6aadafdcad5b18ea11c142/orang-tahu-dan-orang-tidak-tahu-menurut-imam-al-ghazali?page=2&page_images=1
